Usulan pertama yaitu, dari para driver mereka mengusulkan tarif bersih (nett) Rp 2.400/km. Sementara, untuk gross atau belum dipotong jasa aplikator 20% ialah Rp 3.000/km.
Aplikator sendiri mengusulkan tarif Rp 2.000-Rp 2.100/km. Untuk nett-nya kemungkinan Rp 1.600/km.
Dengan cara memesan ojek online di dua aplikasi penyedia ojek online. Pertama kami melakukan pemesanan Gojek sejauh 10 km, misalnya dari titik penjemputan di Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat ke Kawasan Tendean. Tarif yang tertulis pada aplikasi sebesar Rp 21.000 dengan tarif perkilometernya Rp 2.100.
Sementara itu dengan titik penjemputan dan tujuan yang sama, di aplikasi Grab tarif yang tertulis sebesar Rp 18.000 dengan tarif perkilometernya Rp 1.800.
Jika diasumsikan dengan tarif yang diajukan driver pemesanan ojek online sejauh 10 km ongkosnya akan menjadi sekitar Rp 24 ribu.
Setelah itu, kalau menggunakan asumsi tarif yang diajukan aplikator harganya sekitar Rp 16 ribu.
Simak Juga 'Peraturan Ojek Online Terbit, Soal Tarif Masih Digodok':
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4474730/hitung-hitungan-tarif-ojol-sekarang-dan-setelah-naik
2019-03-19 10:58:00Z
52781517595551
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Hitung-hitungan Tarif Ojol Sekarang dan Setelah Naik - detikFinance"
Post a Comment